Kata-Kata Kecewa untuk Diri Sendiri
Kata-Kata Kecewa untuk Diri Sendiri
Source : kepogaul.com
1. Belum Cukup
Menyedihkan rasanya mengetahui dirimu sudah berusaha semaksimal mungkin, namun semuanya masih belum cukup. Anonim
Ada pepatah yang bilang kalau usaha keras nggak akan mengkhianatimu. Namun pada kenyataannya, kamu mungkin pernah merasakan yang namanya berusaha mati-matian tapi tetap menemui kegagalan. Wajar jika kamu merasa tidak puas dengan dirimu sendiri.
Jika itu terjadi, cobalah mengekspresikannya dengan kutipan ini. Semoga saja setelah itu, beban di hatimu jadi sedikit berkurang dan kamu tak lagi berlarut-larut dalam keterpurukan.
2. Tak Datang Lagi
Kenyataan yang menyedihkan adalah bahwa kesempatan tak datang dua kali. Gloria Estefan
Gagal setelah berusaha keras memang menyedihkan. Tapi, semua itu masih lebih baik dari pada gagal tanpa pernah berusaha melakukan apa-apa. Apalagi kalau kamu sampai kehilangan kesempatan emas yang sebenarnya bisa mengubah hidupmu.
Penyesalan yang kamu rasakan bisa jadi lebih besar dibandingkan jika kamu sudah berusaha maksimal. Nggak masalah jika kamu ingin menyalahkan diri sendiri dengan kutipan ini. Tapi setelah itu, bangkitlah dan anggap semuanya sebagai pelajaran yang berharga.
3. Kata Paling Menyedihkan
Seandainya. Itu pasti kata yang paling menyedihkan di dunia ini. Mercedes Lacke
Waktu yang sudah berlalu tak akan bisa diputar lagi. Kamu tak bisa kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal-hal yang kamu sesali. Pada akhirnya, hanya kata “seandainya” yang bisa terucap dari mulutmu.
Wajar saja jika kamu merasa kecewa dengan dirimu sendiri. Kalau perlu, ingat selalu penyesalan dan kutipan dari Mercedes Lacke ini agar kamu tak mengulanginya kembali ke depannya nanti.
4. Menyia-nyiakan Waktu
Aku menyia-nyiakan setidaknya satu jam per hari untuk berbaring di tempat tidur. Lalu aku menyia-nyiakan waktuku untuk mondar-mandir. Lalu untuk berpikir, serta diam dan tak mengatakan apa pun karena aku takut akan tergagap. Ned Vizzini, It’s Kind of a Funny Story
Kata-kata kecewa ini cocok diberikan untuk seseorang yang tengah menyesal karena menyia-nyiakan waktu. Kalau kamu juga seperti itu, boleh kok kutipan bijak ini kamu print dan ditempel di tempat yang mudah terlihat agar bisa jadi pengingat.
Nyesek memang kalau ada hal-hal yang sebenarnya mudah dikerjakan, tapi akhirnya gagal karena terlalu banyak pertimbangan atau keraguan. Apalagi kalau keraguan itu pada kenyataannya tak pernah benar-benar terjadi sama sekali.
5. Karena Kesalahanku
Hidup ini tak terlalu menyedihkan sampai kau berpikir betapa banyak hal telah berubah, yang mungkin tak bisa kau miliki, dan semua itu karena kesalahanmu sendiri. Jamila M. Allen
Pernahkah kamu kecewa pada dirimu sendiri karena tak cukup berusaha di masa lalu? Jauh di lubuk hati yang terdalam, kamu menyadari kalau semua itu salahmu sendiri.
Pada akhirnya, kamu hanya bisa menyesal dan mengutuk kebodohanmu. Mirip dengan apa yang diungkap dalam kata-kata kecewa untuk diri sendiri dan seseorang dari Jamila M. Allen ini.
6. Musuh Terbesarku
Akulah penyebab semua kekecewaanku. Aku adalah musuh terbesarku sendiri. Chuck Palahniuk
Saat bertemu dengan kegagalan, ada baiknya kalau kamu tak mencari-cari alasan untuk menyalahkan orang lain. Akan lebih baik jika kamu introspeksi diri dan mencari tahu apa yang bisa diubah dari dirimu.
Dalam prosesnya, bisa jadi kamu tersadar dan marah dengan dirimu sendiri. Cobalah mengekspresikannya dengan cara positif. Tulislah diary atau jurnal tentang kecewaanmu, lalu maafkan diri sendiri dan jadikan semuanya sebagai cambuk untuk melangkah maju.
7. Seandainya
Dari semua kata sedih yang pernah diucapkan lidah atau tertulis dengan pena, yang paling sedih mungkin adalah, ‘Seandainya….’ John Greenleaf Whittier
Kata-kata kecewa untuk diri sendiri dan seseorang ini mirip dengan yang diucapkan oleh Mercedes Lacke sebelumnya. Intinya adalah penyesalan dan kekecewaan terhadap diri sendiri di masa lalu.
Yang sudah berlalu memang nggak bisa kamu apa-apakan lagi. Makanya, lebih baik luapkan perasaan sesalmu setuntas-tuntasnya sekarang. Lalu, berjanjilah pada dirimu sendiri untuk tidak mengulang kesalahan yang sama kembali.
8. Menusuk Wajah
Aku berpikir untuk menusuk wajahku sendiri. Tidak sungguh-sungguh sih, tapi aku merasa itu bisa menggambarkan apa yang sedang kurasakan. Catherine Lacey, Nobody Is Ever Missing
Kalau ketidakpuasanmu terhadap diri sendiri sangat besar, kamu bisa mengungkapkannya dengan kutipan di atas ini. Tapi, sama seperti ditulis oleh Catherine Lacey, jangan benar-benar menusuk wajahmu, ya! Itu hanya gambaran betapa besarnya kekecewaanmu sekarang.
Kalau hanya dipendam tanpa diungkapkan, rasa sesal dan ketidakpuasan mungkin akan sulit hilang. Oleh karena itu, lupakan, maafkan, dan jadikanlah semuanya pelajaran.
9. Yang Paling Mengecewakanku
Semua hal di dunia ini tak membuatku puas. Tapi, lebih dari itu, ketidakpuasanku terhadap semuanyalah yang semakin membuatku kecewa. Friedrich Nitzche
Apakah kamu punya standar yang terlalu tinggi dalam melihat segala sesuatu? Di mata orang lain, kamu sebenarnya sudah cukup sukses. Tapi, kamu merasa semuanya belum cukup dan pada akhirnya merasa kecewa dengan dirimu sendiri.
Nah, kutipan dari Friedrich Nitzche ini mungkin bisa mengungkapkan kekesalanmu. Sadarilah kalau sebenarnya sumber ketidakpuasanmu ada di dalam dirimu sendiri. Belajarlah untuk menysukuri semuanya agar kamu merasa lebih bahagia.
10. Sudah Terlambat
Setiap kali aku menangis, ia selalu membuatku merasa seperti ia akan mengubah dunia agar tak menyakitiku lagi. Tapi sekarang aku menangis dan ia tak ada di sampingku. Anonim
Kalau di atas tadi sudah kami sajikan ungkapan kekecewaan terhadap diri sendiri yang berkaitan dengan masalah kehidupan, sekarang ada yang cocok digunakan untuk masalah percintaan.
Mungkin kamu pernah menyia-nyiakan orang yang selalu ada di sampingmu. Namun, sekarang kamu menyesal karena pada akhirnya dia pergi meninggalkanmu. Tak ada lagi orang yang akan menghibur dan membuatmu berani menghadapi dunia seperti dulu.
Komentar
Posting Komentar